Follow Me

Selasa, 11 Desember 2012

Tempat Pariwisata Murah Indah dan Beranekaragam Di Indonesia

Kali ini saya akan membahas tentang tempat-tempat wisata terbaik dan terindah di indonesia.
Tak perlu banyak basa-basi langsung saja dilihat keindahan nya.

1. Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat
Rinjani memiliki panaroma yang bisa dibilang paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa dan pecinta alam dari mancanegara. Suhu udara rata-rata sekitar 20?C; terendah 12?C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus. Pada Juli, angin masih cukup lemah dan cuaca cukup cerah, sehingga pendakian ke puncak bisa dilakukan kapan saja. Siapa tidak kenal Gunung Rinjani di Lombok? Ya, Lombok memang pulau yang memiliki ‘sejuta’ daerah wisata yang beragam mulai dari pantai, kepulauan kecil sampai gunung yaitu Gunung Rinjani. Gunung Rinjani pun termasuk daerah wisata yang dilestarikan dikenal dengan nama Taman Nasional Gunung Rinjani dengan luas 40 ribu hektare. Puncaknya 3.720 meter dari permukaan laut (mdpl) dan termasuk gunung ketiga tertinggi di Indonesia. Selain kita akan melihat Gunung Rinjani ketika wisata Gunung Rinjani di Lombok, kita juga bisa melihat Danau Segara Anak. Danau ini terbentuk karena letusan Gunung Rinjani pada zaman purba. Pada waktu itu diperkirakan Gunung Rinjani mempunyai tinggi 5000 mdpl.
Keindahan Danau Segara Anak
Permukaan Danau Segara Anak ini pun pernah didokumentasikan dalam pecahan uang Rp 10.000 oleh Bank Indonesia. Danau Segara Anak pada tahun 1994 pernah terangkat naik karena aktivitas letusan Gunung Rinjani yang menyebabkan munculnya gunung baru di permukaan danau yang diberi nama Gunung Baru Jari. Aktivitas vulkanik yang ada menjadikan Gunung Baru Jari ini semakin tinggi dan semakin tinggi merupakan pusat wisatawan yang mendaki ke Gunung Rinjani. Oleh karena itu Bank Indonesia sendiri merasa hal ini patut dipromosikan sebagai kekayaan alam Indonesia. Kita yang mendaki Gunung Rinjani bisa beristirahat di Danau Segara Anak karena lokasinya cocok untuk berkemah. Di sini kita juga bisa memanjakan lidah dengan memancing ikan-ikan yang ditebar di danau. Bahkan penduduk setempat pun tak jarang rela berjam-jam mendaki hanya untuk memancing dan beristirahat di sana.
Keanekaragaman Flora dan Fauna di Taman Nasional Gunung Rinjani
Di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani pun memiliki keanekaragaman flora dan fauna, misalnya saja ada kijang, kepudang kuduk hitam, dawah hutan, burung cikukua tanduk, trenggiling, lutung budeng dan ada beberapa jenis reptilia lainnya. Jenis tumbuhan yang ada di sini pun tak terhitung. Kita yang ingin melakukan wisata Gunung Rinjani di Lombok bisa memilih empat rute yaitu rute Desa Sembalun, Desa Lawang, Desa Torean dan Desa Senaru. Daerah wisata Gunung Rinjani di Lombok ini pun dikelola dengan baik, ini terbukti dari konsep kemitraan yang bagus dimiliki oleh daerah wisata ini. Konsep kemitraan Taman Nasional Gunung Rinjani melibatkan lembaga swadaya masyarakat, tokoh agama, adat dan industri pariwisata, paramuwisata, porter dan masyarakata sekitar Gunung Rinjani.
Taman Nasional Gunung Rinjani pun pernah meraih prestasi membanggakan karena tata kelola berbasis kemitraan yang mereka buat berhasil. Taman Nasional Gunung Rinjani pun mendapatkan penghargaan dari Destination Stewardship Award pada 2004 dari National Geographic Travelers dan Conservation International (CI). Taman Nasional Gunung Rinjani pun pernah dinominasikan oleh World Travel dan Tourism Council di kategori Destination Award pada tahun 2005. Pada tahun 2007 menjadi finalis Tourism for Tomorrow Award 2007.

2. Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur
Taman Nasional Komodo (TN. Komodo) merupakan kawasan yang terdiri dari beberapa pulau dengan perairan lautnya. Pulau-pulau tersebut merupakan habitat satwa komodo (Varanus komodoensis) yaitu reptil purba satu-satunya yang tersisa di bumi. Kondisi alamnya unik, terdapat padang savana yang luas dengan pohon lontarnya (Borassus flabellifer).  Pulau komodo adalah wisata yang lain dari yang lain, sensasi bertemu langsung dengan monster pra Sejarah, langsung di habitatnya pasti memberi sensasi tersendiri. pulau komodo yang menjadi lokasi satu-satunya didunia yang masih menyimpan “sang naga komodo” ini wajib di kunjungi, karena selain wisata komodo, di pulau komodo juga menyajikan wisata pantai yang tak kala dari pantai-pantai lainnya di indonesia. Pulau Komodo terletak di sebuah selat antara Pulau Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sumbawa di Nusa Tenggara Barat (NTB). Dasar laut perairan Komodo adalah salah satu yang terbaik di dunia, di permukaan laut menyembulnya daratan-daratan kering yang berbukit karang.
Hanya lebih tenar Pulau Komodo yang menjadi tempat pertama kali ditemukannya komodo oleh seorang Letnan Belanda Steyn Van Hens Broek pada awal abad 20, sehingga dan kemudian dinamai dengan nama binatang tersebut.
Selain dua pulau besar itu, ada dua pulau lainnya yang masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Komodo dan menjadi habitat asli komodo yaitu Pulau Gili Motang yang dihuni 68 ekor komodo dan Pulau Nusa Kode (86 ekor komodo).
Namun jangan khawatir, bagaikan satu paket, setiap wisatawan yang berkunjung ke Pulau Komodo pasti akan dibawa pula berkelana Pulau Rinca. Di Pulau Rinca, wisatawan akan diajak menjelajahi trek sepanjang 2 km–8 km untuk mengunjungi habitat asli komodo. Begitu pun di Pulau Komodo. Panjang dan lamanya trek perjalanan tergantung pilihan wisatawan.
Bagi yang mudah capek atau yang waktunya terbatas, bisa pilih trek terpendek. Tapi bagi yang suka petualangan menantang dan punya banyak waktu, maka trek terpanjang bisa jadi pilihan. Di habitat asli komodo ini, kita (pengunjung) tidak boleh berkeliling sendirian, melainkan harus didampingi ranger (pemandu wisata yang terlatih untuk menangani komodo). Wisatawan juga sangat tidak disarankan keluar dari grup.
Sensitif Bau Darah
Jika sekali lirik saja, kita mungkin akan mengira komodo termasuk hewan pemalas. Seperti buaya yang sering dijumpai di kebun-kebun binatang, komodo juga lebih senang diam atau berjalan pelan-pelan. Tapi itu kalau sekali lirik. Faktanya, komodo bisa berlari dengan kecepatan 16 km–18 km per jam jika sedang mengejar mangsanya. Ia juga bisa berenang hingga sejauh 500 meter. Ekor dan taring merupakan kekuatan komodo.
Komodo tergolong hewan ganas. Ia sangat sensitif terhadap bau darah. Ia bahkan bisa mencium darah dalam jarak 5 km. Ia juga sensitif terhadap gerakan tiba-tiba dan suara berisik. Jika sudah dapat “ganguan-gangguan” itu, komodo bisa gelisah bahkan agresif.
Jika menghadapi serangan komodo, maka ranger akan menekan leher binatang purba itu dengan tongkat kayu bercabang yang dibawanya. “Usahakan agar tidak sampai terluka ketika tracking [berjalan berkeliling] nanti,” ujar Bone, ranger yang mendampingi kami berkeliling Pulau Rinca.
Tarif masuk Taman Nasional Komodo sungguh terjangkau, hanya Rp2.500 untuk turis lokal dan Rp20.000 untuk turis asing. Hanya saja, biaya pelengkap perjalanan lainnya memang tergolong lumayan “berat” untuk sebagian wisatawan lokal.
Untuk mencapai Taman Nasional Komodo, turis harus terlebih dahulu mendarat di Labuan Bajo – titik terdekat menuju lokasi. Kita hanya dapat menggunakan pesawat baling-baling berjenis Modern Ark dan sejenisnya dari Bandara Ngurah Rai-Bali. Dalam sepekan, ada empat maskapai dengan trayek penerbangan Ngurah Rai– Labuan Bajo.
Namun pada hari kerja, hanya ada dua penerbangan. Setelah itu, perjalanan bisa dilanjut dengan menyewa mobil atau motor untuk menuju pelabuhan dan lanjut menyewa kapal menuju pulau-pulau di kawasan Taman Nasional Komodo. Ojek di Labuan Bajo umumnya sekitar Rp10.000. Jika ingin seharian berkeliling kota, maka wisatawan bisa menyewa mobil dengan tarif mulai dari Rp300.000–Rp500.000 tergantung jenis mobil dan motor dengan tarif dari Rp25.000 – Rp150.000 tergantung jenis motor.
Kapal kayu untuk menuju Pulau Komodo (PP) dapat disewa dengan tarif mulai Rp1,8 juta. Bahkan turis juga bisa menginap di atas kapal jika memang ingin – tentu dengan tambahan ongkos sewa. Jika berselancar di dunia maya dan mencari paket wisata Pulau Komodo, maka kita akan menemukan beragam tawaran paket perjalanan mulai dari Rp1,8 juta, namun tidak termasuk tiket pesawat menuju Labuan Bajo, atau mulai Rp5 juta sudah termasuk tiket pesawat. Dengan biaya-biaya tersebut, tidak heran lebih banyak wisatawan mancanegara yang datang. Taman Nasional Komodo menjadi New Seven Wonders of Nature pada pertengahan Mei 2012.

3. Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat
Kepulauan Raja Ampat merupakan kepulauan yang berada di barat pulau Papua di provinsi Papua Barat, tepatnya di bagian "kepala burung Papua".nTeriknya matahari dan cerahnya udara justru membuat gemas para tamu untuk kembali menyelam dan menyelam. Cahaya matahari kerap menembus celah-celah gelombang laut sampai ke karang. Keelokan pemandangan dan biota lautnya memang membuat kesan mendalam bagi para wisatawan. Bagi pencinta wisata pesisir dan bawah air yang fanatik, Raja Ampat sangat dikenal bahkan dinilai terbaik di dunia untuk kualitas terumbu karangnya.
Banyak fotografer bawah laut internasional mengabadikan pesona laut Raja Ampat. Bahkan ada yang datang berulang kali dan membuat buku khusus tentang keindahan terumbu karang dan biota laut kawasan ini. Pertengahan 2006 lalu, tim khusus dari majalah petualangan ilmiah terkemuka dunia, National Geographic, membuat liputan di Raja Ampat yang akan menjadi laporan utama pada 2007.
Sebanyak 610 Pulau di Raja Ampat
Raja Ampat adalah pecahan Kabupaten Sorong, sejak 2003. Kabupaten berpenduduk 31.000 jiwa ini memiliki 610 pulau (hanya 35 pulau yang dihuni) dengan luas wilayah sekitar 46.000 km2, namun hanya 6.000 km2 berupa daratan, 40.000 km2 lagi lautan. Pulau-pulau yang belum terjamah dan lautnya yang masih asri membuat wisatawan langsung terpikat. Mereka seakan ingin menjelajahi seluruh perairan di “Kepala Burung” Pulau Papua.
Wilayah ini sempat menjadi incaran para pemburu ikan karang dengan cara mengebom dan menebar racun sianida. Namun, masih banyak penduduk yang berupaya melindungi kawasan itu sehingga kekayaan lautnya bisa diselamatkan. Terumbu karang di laut Raja Ampat dinilai terlengkap di dunia. Dari 537 jenis karang dunia, 75 persennya berada di perairan ini. Ditemukan pula 1.104 jenis ikan, 669 jenis moluska (hewan lunak), dan 537 jenis hewan karang. Luar biasa.
Bank Dunia bekerja sama dengan lembaga lingkungan global menetapkan Raja Ampat sebagai salah satu wilayah di Indonesia Timur yang mendapat bantuan Coral Reef Rehabilitation and Management Program (Coremap) II, sejak 2005. Di Raja Ampat, program ini mencakup 17 kampung dan melibatkan penduduk lokal. Nelayan juga dilatih membudidayakan ikan kerapu dan rumput laut.
Eksotisme Raja Ampat
Papua Diving, satu-satunya resor eksotis yang menawarkan wisata bawah laut di kawasan itu, didatangi turis-turis penggemar selam yang betah selama berhari-hari bahkan hingga sebulan penuh mengarungi lekuk-lekuk dasar laut. Mereka seakan tak ingin kembali ke negeri masing-masing karena sudah mendapatkan “pulau surga yang tak ada duanya di bumi ini”.
Pengelolanya tak gampang mempersiapkan tempat bagi wisatawan. Maximillian J Ammer, warga negara Belanda pemilik Papua Diving Resort yang juga pionir penggerak wisata laut kawasan ini, harus mati-matian menyiapkan berbagai fasilitas untuk menarik turis dari mancanegara. Sejak memulai usahanya delapan tahun lalu, banyak dana harus dikeluarkan. Namun, hasilnya juga memuaskan. Setiap tahun resor ini dikunjungi minimal 600 turis spesial yang menghabiskan waktu rata-rata dua pekan.
Penginapan sangat sederhana yang hanya berdinding serta beratap anyaman daun kelapa itu bertarif minimal 75 euro atau Rp 900.000 semalam. Jika ingin menyelam harus membayar 30 euro atau sekitar Rp 360.000 sekali menyelam pada satu lokasi tertentu. Kebanyakan wisatawan datang dari Eropa. Hanya beberapa wisatawan asal Indonesia yang menginap dan menyelam di sana.
“Turis menyelam hampir setiap hari karena lokasi penyelaman sangat luas dan beragam. Keindahan terumbu karangnya memang bervariasi sehingga banyak pilihan dan mengundang penasaran. Ada turis yang sudah berusia 80 tahun masih kuat menyelam,” tutur Max Ammer yang beristrikan perempuan Manado.
Tiga tahun lalu, Papua Diving membangun penginapan modern tak jauh dari lokasi pertama. Ternyata, penginapan yang dibangun dengan mengandalkan bahan bangunan lokal ini hampir selalu penuh dipesan. Padahal tarifnya mencapai 225 euro atau sekitar Rp 2,7 juta per malam. Di lokasi yang baru, dilengkapi peralatan modern, termasuk fasilitas telepon internasional dan internet.
Turis ke Raja Ampat hanya ingin ke Papua Diving di Pulau Mansuar karena fasilitas dan pelayannya sudah berstandar internasional, juga makanannya. Mereka mendarat di Bandara Domne Eduard Osok, Sorong, langsung menuju lokasi dengan kapal cepat berkapasitas sekitar 10 orang yang tarifnya Rp 3,2 juta sekali jalan. Perlu waktu sekitar 3-4 jam untuk mencapai Mansuar.
Seperti pulau lainnya, Mansuar tampak asri karena hutannya masih terjaga dan air lautnya pun bersih sehingga biota laut yang tidak jauh dari permukaan bisa terlihat jelas. Turis cukup berenang atau ber-snorkelling untuk melihat keindahan laut, sedangkan jika ingin mengamati langsung kecantikan biota laut di kedalaman, mereka harus menyelam.
Warga lokal dilibatkan dalam pembangunan dan pengelolaan resor, bahkan 90 dari 100 karyawannya adalah warga Papua. Penduduk juga memasok ikan, sayur-mayur, buah-buahan, dan lainnya. Salah satu paket wisatanya mengunjungi perkampungan untuk melihat tanaman dan hewan khas setempat, termasuk burung Cendrawasih. Banyak wisatawan yang menjadi donatur pembangunan gereja dan pendidikan anak-anak sekitar Man-suar.
Max Ammer mempunyai komitmen untuk meningkatkan ekonomi dan keterampilan warga setempat. Mereka ada yang dilatih berbahasa asing dan menggunakan peralatan selam. Wisatawan pun merasa aman di kala siang maupun malam saat menikmati terik dan tenggelamnya matahari maupun saat berenang dan menyelam di laut yang sangat dalam.
Selain kelautan dan perikanan, Raja Ampat memiliki kekayaan sumber daya alam, antara lain minyak bumi dan nikel. Di dasar lautnya juga banyak terdapat kapal-kapal karam bekas Perang Dunia II yang diperkirakan memuat “harta karun” bernilai tinggi. Namun, jika salah kelola, kegiatan eksploitasi semua itu dikhawatirkan mengancam kelestarian dan keindahan alam lautnya.

4. Kawah Ijen , Jawa timur
Kawah Ijen merupakan salah satu gunung berapi atraksi wisata di Indonesia. Kawah Ijen merupakan objek wisata terkenal, yang telah dikenal oleh para wisatawan domestik dan asing karena keindahan alam dan bahari. Kawah Ijen adalah sebuah danau kawah yang bersifat asam yang berada di puncak Gunung Ijen, Jawa Timur, memiliki tinggi 2368 meter di atas permukaan laut dengan kedalaman danau 200 meter dan luas kawah mencapai 5466 Hektar. Kawah Ijen berada dalam wilayah Cagar Alam Taman Wisata Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Danau Kawah Ijen merupakan sebuah danau yang terletak di bagian puncak gunung Ijen. Karena proses letusan gunung Ijen, kawah tersebut dipenuhi oleh air sehingga terbentuklah danau kawah yang sangat indah dan menakjubkan. Danau kawah dengan airnya yang berwarna hijau toska dan ber-pH sangat asam. Di sebelah tenggara danau terdapat lapangan solfatara yang merupakan dinding danau Kawah Ijen dan di bagian barat terdapat Dam Kawah Ijen yang merupakan hulu dari Kali Banyupait.
Terdapat dua alternatif jalan untuk sampai ke kawah Ijen, yang pertama adalah dari Banyuwangi ke Licin – Jambu – Patulding. Sekitar 38 km dari Banyuwangi, tapi ini jalan yang buruk. Yang kedua adalah dari Bondowoso – Wonosari – Sempol – Patulding, sekitar 70 kilometer jalan dengan lebih baik. Disarankan untuk pergi dari Bondowoso.
Jika berkunjung dari Bondowoso, para wisatawan yang akan melewati perkebunan kopi. Ini merupakan pemandangan indah yang pernah ada. Hijaunya pohon kopi arabika adalah pemandangan yang sangat bagus untuk dinikmati.
Untuk mencapai kawah Ijen dari Surabaya, kita bisa menggunakan transportasi umum dengan rute sebagai berikut:
Surabaya – Bondowoso: 180 km dengan bis umum
Bondowoso – Paltuding: 68 km dengan transportasi umum
Paltuding – untuk lokasi: 2 km dengan berjalan kaki.
Kawah Ijen merupakan danau kawah terbesar di dunia.

5. Carstensz Pyramid, Papua
Satu  lagi keunikan dan kekayaan alam di indonesia yang patut di coba oleh para pendaki gunung dan pencinta alam. Kali ini, Carstenz Pyramid atau yang bisa disebut dengan puncak jaya, juga berada di Papua. Puncak Carstensz ini merupakan puncak tertinggi di Australia dan Oceania. Carstensz Pyramid adalah gunung tertinggi di Oceania dan Australia. Ini merupakan salah satu proyek dari proyek Summit Tujuh (tujuh puncak tertinggi di tujuh gunung pada tujuh benua), Carstensz Pyramid adalah puncak kedelapan.
Carstensz Pyramid terletak di Papua Barat. dikenal sebagai Irian Jaya di Indonesia sampai tahun 2005. Ini adalah pulau terbesar kedua Nugini adalah dunia terletak. piramida Carstensz Anda dapat melihat salju abadi satunya di Indonesia.
Puncak Jaya adalah puncak yang menjadi bagian dari Barisan Sudirman yang terdapat di provinsi Papua, Indonesia. Puncak Jaya memiliki ketinggian 4884 m dan sekitarnya gletser Carstenz sana, satu-satunya gletser tropis di Indonesia, yang kemungkinan besar akan segera hilang akibat pemanasan global.
Puncaknya pernah bernama Poentjak Soekarno dan merupakan gunung tertinggi di Oceania. Puncak Jaya adalah salah satu dari tujuh puncak dunia.


6. Gunung Anak Krakatau, Jawa Barat
Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana yang, karena letusan pada tanggal 26-27 Agustus 1883, kemudian sirna. Letusannya sangat dahsyat dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa dan sangat menghebohka dunia. Dimana efek dari letusan gunung itu bisa terasa sampai kawasan eropa. Dan suara letusannya terdengar sampai benua australia. Ya, itulah sebuah gunung yang terletak di perairan selat sunda yaitu gunung krakatau. Ledakan gunung krakatau pada tahun 1883 memang menjadi saksi bisu dahsyatnya bencana di kawasan ini. Tapi sekarang gunung krakatau ini telah menjadi sebuah tempat wisata untuk para pencinta petualang. Tempat wisata ini sangat menjadi favorit bagi para wisatawan asing. Karena keunikannya dan tantangan yang ditawarkan oleh gunung krakatau ini. Setelah letusan pada tahun 1883 itu pula, gunung krakatau ini sekarang memunculkan gunung baru lagi yang disebut gunung anak krakatau. Gunung anak krakatau ini juga masih akitf sampai sekarang, dan menjadi tempat wisata juga di perairan selat sunda. Maka cocoklah wisata gunung krakatau ini untuk para pencinta petualang.


7. Gunung Kelimutu, Nusa Tenggara Timur
Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa Pemo Kecamatan kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu.Obyek wisata ini terletak di desa Pemo, Kecamatan Moni, Kabupaten Ende, Flores nusa tenggara timur ( NTT ). Dapat ditempuh kurang dari 3 Jam dari pusat kota kabupaten Ende, dan hanya berjarak kurang lebih 45 Menit saja dari kampung Moni. Keindahan pemandangan sepenjang jalan bisa sebagai obat yang mujarab atas penat yang hinggap saat melalui jalan yang menyempit, berkelok dan menanjak dan memberikan pengalaman yang luar biasa dan penuh tantangan.
Untuk sampai ke bibir danau, kita masih harus menapaki anak tangga dan jalan bebatuan kurang lebih 20 menit. Kicauan burung dan suara serangga hutan menemani tiap langkah menuju danau yang terletak 1.690 meter di atas permukaan laut itu hingga kita sampai di titik pandang.
Terhampar ciptaan Yang Maha Esa di depan mata, tiga danau berbentuk kawah yang terpisah di sisi kiri dan kanan. danau di sebelah kiri berwarna hitam kecoklatan atau dalam bahasa daerah disebut Tiwu Ata Mbupu yang menurut kepercayaan masyarakat lokal, danau tersebut adalah persinggahan arwah-arwah orang tua. Sedang yang di sebelah kanan, terdapat dua danau terpisah tebing tipis. Yang berwarna biru muda masyarakat lokal menyebutnya Tiwu Nuwa Muri Ko’o Fai atau danau persemayaman arwah muda-mudi, sedang yang paling kanan berwarna hijau tua bernama Tiwu Ata Polo, yang dipercaya sebagai persemayaman arwah orang-orang jahat.

8. Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara
Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut. Pulau ini terdapat Taman Laut Bunaken yang eksotis. Taman laut ini merupakan salah satu laut yang memiliki biodiversitas kelautan tertinggi di dunia. Lokasi resor sangat strategis dengan pemandangan alam Bunaken yang indah. Bagi anda yang ingin menikmati keindahan bawah laut, melihat ikan secara langsung, melihat terumbu karang, tempat ini sangat cocok bagi anda yang memiliki hobi seperti ini. Tempat ini, masih mempertahankan keindahan alamnya. Ikan di dalamnya ada berbagai jenis.

9. Danau Toba, Sumatra Utara
Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer (danau vulkanik terbesar di dunia). Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Menurut beberapa peneliti telah terjadi ledakan super dahsyat 74.000 tahun lalu di Sumatera, tepatnya di lokasi Danau Toba sekarang. Danau Toba adalah danau terbesar di Asia Tenggara, danau ke-14 terdalam di dunia dan bahkan, memegang rekor sebagai danau tektonik-vulkanik terbesar di dunia.

10. Pulau Bintan, Riau
Pulau Bintan teletak di Provinsi Kepulauan Riau, suasana di pulau ini sungguh memikat, keindahan alam salah satunya. Kemilau pasir putih, birunya air laut, dan rimbunnya pepohonaan merupakan perpaduan yang membuat pulau ini begitu cantik. Di pulau ini terdapat banyak tersedia resor yang bisa disewa untuk bulan madu, private beach, wisata selam, serta wisata kuliner yang bisa jadi alternatif saat berbulan madu.

11. Pantai Senggigi, Lombok
Pantai ini terletak di sebelah barat pesisir Lombok, suasana asrinya dan pemandangan bawah laut nan mempesona. Tempat yang sangat cocok bagi anda yang baru menikah dan mencari tempat bulan madu yang indah dan murah. Ombak yang tidak terlalu besar dan tenang tentu saja akan menambah keromantisan bulan madu.

12. Pulau Moyo, Nusa Tenggara Barat
Jika ingin benar-benar merasakan dunia milik berdua, tak ada salahnya memilih Pulau Moyo di Nusa Tenggara Barat, sebagai tempat bulan madu. Daerahnya masih sepi dan asli, tapi jangan takut tak ada fasilitas. Di sana ada cottage-cottage yang menyediakan aneka fasilitas. Selain hamparan pasir putih, ada juga terumbu karang lengkap dengan ikan laut warna-warni. Tak ketinggalan air terjun serta kolam-kolam alami.

13. Kampung Sampireun, Garut, Jawa Barat
Terletak di kawasan wisata di Desa Sukakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat,Kampung Sampireun menawarkan keindahan tepi danau kepada anda. Untuk sampai ke Kampung Sampireun Resor, butuh waktu sekitar enam jam dari Jakarta dan satu setengah jam dari Bandung, Jabar. Namun kepenatan selama perjalanan dijamin lenyap begitu memasuki kawasan yang dibangun dengan atmosfer khas pedesaan.
Keelokan danau seluas 1,4 hektare, hijaunya pepohonan, dengan rumah-rumah berdinding bambu yang dibangun begitu dekat dengan bibir danau menjadi pemandangan pertama begitu tiba di lobi kawasan pariwisata ini. Bambu, kayu, dan hijaunya alam memang menjadi unsur dominan desain di dalam dan luar pondok-pondok yang disebut cabana dan lanai.. Jika Anda ingin merasakan suasana pedesaan khas Sunda, lengkap dengan bale-bale, masakan Sunda, musik Sunda, maka Kampung Sampireun bisa menjadi pilihan. Pemandangan yang indah dan lingkungan yang tenang, udara bersih dan segar itu menjadikan resor ini tempat yang tepat untuk pasangan yang berbulan madu.

14. Pulau Lengkuas, Bangka Belitung
Pulau Lengkuas adalah salah satu primadona pariwisata di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pulau ini merupakan satu dari ratusan pulau yang mengelilingi Pulau Belitung. Daya tarik utama di pulau ini adalah sebuah mercusuar tua yang dibangun oleh pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1882. Hingga saat ini, mercusuar tersebut masih berfungsi dengan baik sebagai penuntun lalu lintas kapal yang melewati atau keluar masuk Pulau Belitung.
Secara spesifik, lokasi dari Pulau Lengkuas ini berada di sebelah utara Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Keindahan panoramanya yang dihiasi dengan banyaknya batu granit yang unik, pasir putih dan air laut yang jernih menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Belitung. Pulau kecil yang bisa dikelilingi dalam waktu 20 menit ini, bisa didatangi dengan perahu sewaan dari Tanjung Binga maupun Tanjung Kelayang. Lengkuas adalah pulau kecil, terletak di arah Utara desa Tanjung Binga. Luas totalnya kurang dari satu hektar. Di seputar pulau ada banyak pulau batu-batu granit yang bisa dicapai hanya dengan berjalan kaki melintasi laut yang dangkal dengan kedalaman kurang dari 1.2m. Struktur batu-batu granitnya juga unik dan berbeda dengan tempat-tempat lain dengan kombinasi pantai yang berpasir putih dan pepohonan. Air lautnya benar-benar jernih, anda bisa dengan jelas melihat ke dasar laut termasuk ikan-ikan yang berenang didalamnya. Ini adalah tempat yang menyenangkan untuk bermain di air laut atau snorkling. Mahkota dari pulau Lengkuas sebenarnya adalah sebuah mercusuar tua, dibangun oleh Belanda sejak tahun 1882. Kami tidak memiliki informasi tentang tinggi dari bagunan ini, perkiraan kami kurang lebih sama dengan bangunan 12 lantai. Kurang lebih 50m. Setiap pengunjung bisa dengan bebas naik menuju puncak mercusuar. Ini akan sedikit sulit karena memerlukan tenaga ekstra, tapi jangan khawatir tindakan anda tidak akan sia-sia. Pemandangan dari puncak mercusuar Lengkuas begitu indah untuk hanya diceritakan. Benar-benar indah, 360 derajat keliling pulau dan sekitarnya. Jika anda naik kesana, jangan lupa membawa kamera, biarkan karya foto anda menceritakan keindahannya.
Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi Lengkuas adalah bulan Maret - November. Selama masa ini ombak laut cendrung lebih tenang, sehingga anda bisa menikmati perjalanan dengan perahu, snorkling dan berenang di perairan yang jernih.


15. Tana Toraja , Sulawesi
Sebuah kabupaten yang berjarak 300 km dari Makassar ini, mempunyai pemandangan alam yang sangat mengagumkan. Mulai dari batu granit, hijaunya petak - petak sawah di pegunungan dan juga kompleks pemakaman yang dapat membuat bulu - bulu bergidik, tetapi lebih mengasyikan jika kita dapat berwisata ke tempat ini bertepatan dengan upacara pemakaman yang biasa disebut ‘Rambu tuka’.
Keunikankebudayaan tana toraja terletak pada ritual pemakaman, rumah tradisional, ukiran kayu dan tari-tariannya. dari sekian banyak kebudayaan yang ada, ritual pemakaman merupakan peristiwa sosial yang penting dalam strata kehidupan masyrakat toraja.
Ritual pemakaman oleh kebudayaan tana toraja terbilang "rumit". dalam kebudayaan tana toraja pemakaman seseorang menjadi sebuah acara adat yang membutuhkan biaya yang sangat mahal. Upacara pemakaman yang dilakukan oleh masyrakat tana toraja dengan kebudayaan tana toraja bisa menunjukkan status sosial seseorang, semakin kaya ,maka upacara pemakaman semakin mewah dan besar. jika keluarga yang ditinggalkan datang dari keluarga sederhana maka ia harus mengumpulkan uang terlebih dahulu agar bisa mengadakan acara pemakaman. Penyembelian kerbau dan babi juga mewarnai upacara pemakaman pada kebudayaan toraja . Dalam pemakaman masyrakat tana toraja , mayat akan disemayamkan dengan tiga cara, yaitu peti berisi mayat disimpan digua, dimakamkan di batu berukir atau digantung begitu saja ditepian tebing.


Pengamat pariwisata Diyak Mulahela mengatakan, paket wisata Indonesia termasuk dalam golongan yang termurah di dunia. "Sebenarnya paket wisata di Indonesia termasuk termurah di dunia dan objek wisatanya beragam," kata Diyak Mulahela.
Diyak yang menjabat sebagai Direktur Lembaga Pengembangan Informasi Pariwisata (Lepita) itu mengatakan, dibandingkan dengan sejumlah negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, paket wisata di Indonesia terbukti jauh lebih murah.
Paket wisata diIndonesia juga masih lebih ekonomis ketimbang Thailand yang selama ini gencar menawarkan wisata "value for money". "Pilihan wisata di Indonesia beragam mulai dari wisata bahari, wisata budaya dan sejarah, wisata belanja, wisata sport, wisata kuliner, dan masih banyak yang belum tergarap dengan baik," katanya.

Sekian tempat wisata yang menurut saya terbaik di indonesia. Silahkan anda kunjungi jika anda tertarik :D

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

INDONESIA

INDONESIA